LintasLintasLintas
  • Bansos
  • Hukum
  • Keuangan
    • Fintech
  • Pendidikan
  • Tech
  • Feed
  • Job & Karir
  • Lifestyle
  • News
  • Showbiz
Font ResizerAa
LintasLintas
Font ResizerAa
  • Feed
  • Bansos
  • Fintech
  • Pendidikan
  • Keuangan
Search
  • Bansos
  • Hukum
  • Keuangan
    • Fintech
  • Pendidikan
  • Tech
  • Feed
  • Job & Karir
  • Lifestyle
  • News
  • Showbiz
Follow US
Lintas > Blog > Pendidikan > Merubah atau Mengubah? Mana yang Tepat Menurut KBBI dan Kaidah Bahasa Indonesia?
Pendidikan

Merubah atau Mengubah? Mana yang Tepat Menurut KBBI dan Kaidah Bahasa Indonesia?

Last updated: 9 Oktober 2025 22:13
By Annisa Putri
Share
7 Min Read
merubah atau mengubah
SHARE

Dalam lanskap komunikasi sehari-hari, kita sering dihadapkan pada pilihan kata yang tampak sepele namun krusial. Salah satu dilema yang paling sering muncul dalam bahasa Indonesia adalah antara “merubah” dan “mengubah”. Meskipun “merubah” sangat lazim digunakan dalam percakapan, bahkan dalam lirik lagu populer, bentuk yang benar dan baku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah mengubah.

Kesalahan ini bukan sekadar persoalan ejaan, melainkan menyangkut pemahaman dasar tentang struktur dan pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Kata “mengubah” berasal dari kata dasar “ubah”, yang berarti menjadikan sesuatu lain dari semula. Sebaliknya, “merubah” secara keliru mengaitkan tindakan perubahan dengan kata “rubah”, yaitu nama seekor hewan.

Memahami perbedaan ini penting, tidak hanya untuk lolos ujian bahasa, tetapi juga untuk meningkatkan presisi dan kewibawaan dalam berkomunikasi formal. Mari kita telusuri lebih dalam mengapa “mengubah” adalah pilihan yang tepat dan bagaimana kesalahan umum ini bisa begitu mengakar dalam penggunaan bahasa kita.

Daftar Isi

Toggle
  • Membedah Akar Kata: Ubah vs. Rubah
    • Makna 'Ubah' dalam KBBI
    • Makna 'Rubah' dalam KBBI
  • Aturan Morfologis yang Menjelaskan Semuanya
    • Proses Pembentukan Kata dengan Awalan 'meN-'
    • Mengapa 'Merubah' Tidak Tepat?
  • Fenomena "Merubah" yang Sulit Diubah
    • Kebiasaan dan Kesalahpahaman Umum
    • Pentingnya Bahasa Baku
  • Kesimpulan: Memilih Kata yang Tepat

Membedah Akar Kata: Ubah vs. Rubah

Untuk memahami inti persoalan, kita harus kembali ke fondasi paling dasar: kata dasar. Perbedaan antara “mengubah” dan “merubah” terletak pada dua kata dasar yang sangat berbeda, yaitu ubah dan rubah.

Makna ‘Ubah’ dalam KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata dasar ubah adalah sebuah verba (kata kerja) yang bermakna “tukar” atau “ganti”. Dari kata dasar ini, lahir berbagai turunan kata yang berkaitan dengan konsep perubahan, seperti:

  • Berubah: Menjadi lain atau berbeda dari semula (kata kerja intransitif).
  • Perubahan: Hal atau keadaan berubah; sebuah peralihan atau pertukaran.
  • Pengubahan: Proses, cara, atau perbuatan mengubah sesuatu.
Baca Juga:  Hipotesis adalah Dugaan Sementara yang Memandu Penelitian, Ini Fungsi, dan Jenisnya

Semua kata ini berpusat pada gagasan transformasi atau modifikasi dari satu keadaan ke keadaan lain.

Makna ‘Rubah’ dalam KBBI

merubah atau mengubah kbbi
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Di sisi lain, rubah adalah sebuah nomina (kata benda) yang merujuk pada mamalia karnivora dari keluarga anjing, yang dikenal dengan moncong panjangnya. Hewan ini sering muncul dalam dongeng-dongeng terjemahan dari Eropa, tetapi bukan merupakan fauna asli Indonesia.

Secara semantik, tidak ada hubungan antara konsep “mengganti sesuatu” dengan hewan “rubah”. Oleh karena itu, menggunakan kata “merubah” untuk menyatakan tindakan perubahan adalah sebuah kesalahan leksikal atau pemilihan kata yang tidak tepat .

Aturan Morfologis yang Menjelaskan Semuanya

Kebingungan ini dapat dijernihkan dengan memahami proses morfologis, yaitu cabang linguistik yang mempelajari pembentukan kata. Dalam bahasa Indonesia, penambahan imbuhan (afiksasi) pada kata dasar mengikuti aturan yang sistematis.

Proses Pembentukan Kata dengan Awalan ‘meN-‘

Awalan meN- adalah salah satu imbuhan paling produktif untuk membentuk kata kerja aktif transitif (kata kerja yang memerlukan objek). Awalan ini memiliki beberapa variasi bentuk (alomorf) yang menyesuaikan diri dengan huruf pertama dari kata dasar yang dilekatinya.

Aturan kuncinya adalah: ketika awalan meN- bertemu dengan kata dasar yang diawali oleh huruf vokal (a, i, u, e, o), bentuknya akan berubah menjadi meng-.

Berikut adalah contoh penerapannya:

  • meN- + ubah → mengubah
  • meN- + atur → mengatur
  • meN- + olah → mengolah
  • meN- + ikat → mengikat

Aturan ini sangat konsisten dan berlaku untuk ribuan kata dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian, secara kaidah, satu-satunya bentuk yang benar dari kata dasar “ubah” dengan awalan meN- adalah “mengubah”.

Mengapa ‘Merubah’ Tidak Tepat?

Bentuk “merubah” secara gramatikal tidak dapat dibenarkan. Jika kita mencoba menganalisisnya, kata ini seolah-olah terbentuk dari awalan me- dan kata dasar “rubah”. Awalan me- memang ada dan digunakan untuk kata dasar yang berawalan r, l, m, n, w, dan y.

Baca Juga:  Info GTK Dikdasmen.go.id 2025: Panduan Lengkap Cek Tunjangan & Insentif Guru Terbaru

Jadi, me- + rubah → merubah secara teknis bisa terbentuk. Namun, maknanya akan menjadi “menjadi seperti rubah” atau “menyerupai rubah”, bukan “mengganti atau menjadikan lain”. Inilah yang menyebabkan kebingungan makna jika digunakan dalam konteks yang salah. Tidak ada awalan mer- dalam kaidah pembentukan kata kerja aktif di bahasa Indonesia.

Fenomena “Merubah” yang Sulit Diubah

Meskipun salah secara kaidah, kata “merubah” telah mengakar kuat dalam penggunaan bahasa lisan dan tulisan non-formal. Bahkan, kata ini tercatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai salah satu kata yang paling sering salah diucapkan oleh masyarakat Indonesia.

Kebiasaan dan Kesalahpahaman Umum

Salah satu dugaan kuat penyebab meluasnya penggunaan “merubah” adalah karena analogi yang keliru dengan kata berubah (ber- + ubah). Karena bentuk “berubah” sudah sangat umum, banyak penutur secara tidak sadar membentuk kata kerja aktifnya menjadi “merubah”, tanpa menganalisis aturan morfologis yang benar.

Faktor lainnya adalah karena kata “rubah” (hewan) jarang menjadi referensi dalam benak penutur bahasa Indonesia, sehingga makna harfiah “menjadi rubah” tidak pernah terlintas. Konteks kalimat biasanya sudah cukup untuk membuat lawan bicara memahami bahwa yang dimaksud adalah “mengubah”, sehingga kesalahan ini terus berlanjut tanpa koreksi. Fenomena ini bahkan ditemukan dalam banyak lirik lagu populer Indonesia.

Pentingnya Bahasa Baku

Meskipun dapat dimaklumi dalam percakapan santai, penggunaan bahasa baku menjadi sangat penting dalam situasi formal. Dalam penulisan karya ilmiah, dokumen resmi, surat-menyurat bisnis, dan komunikasi profesional lainnya, penggunaan kata “mengubah” menunjukkan penguasaan bahasa yang baik dan meningkatkan kredibilitas penulis. Menggunakan bahasa yang sesuai kaidah memastikan pesan tersampaikan dengan jelas, terstruktur, dan tanpa ambiguitas.

Kesimpulan: Memilih Kata yang Tepat

Pada akhirnya, pilihan antara “merubah” dan “mengubah” adalah pilihan antara kebiasaan dan kaidah. Berdasarkan seluruh analisis kebahasaan dan rujukan pada KBBI, kesimpulannya sangat jelas:

  • Mengubah adalah bentuk yang baku dan benar untuk menyatakan tindakan “menjadikan lain dari semula”.
  • Merubah adalah bentuk tidak baku yang sebaiknya dihindari dalam konteks formal, karena secara harfiah dapat diartikan “menjadi seperti rubah”.
Baca Juga:  Mengenal Deep Learning, Sebuah Metode Pembelajaran Baru di Dunia Pendidikan Kita

Bahasa memang dinamis dan terus berevolusi. Namun, memahami dan menerapkan aturan dasarnya adalah kunci untuk berkomunikasi secara efektif dan profesional. Jadi, lain kali Anda ingin menulis tentang sebuah transformasi, ingatlah bahwa Anda ingin mengubah sesuatu, bukan merubah-nya menjadi seekor rubah.

You Might Also Like

Priceless Artinya: Makna, Penggunaan, dan Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
Posita adalah: Definisi, Komponen, dan Perbedaannya dengan Petitum
Sinopsis Lebih dari Sekadar Ringkasan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya
Dana PIP 2025 Sudah Cair? Ini Cara Cek Status Bantuan Lewat HP, Lengkap dengan Jadwal dan Nominalnya!
Anti Ribet! Cek NISN dengan Nama Secara Online, Ikuti Langkah Ini
TAGGED:istilah
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article tka adalah TKA Wajib untuk SNBP 2026? Memahami Era Baru Penilaian Capaian Akademik
Next Article cara menghilangkan garis merah di word Cara Menghilangkan Garis Merah di Word Semua Versi di PC & HP! (Panduan Lengkap 2025)

Latest News

Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026
Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026, Syarat Terbaru & Panduan Lengkap dari Kemensos!
Bansos
6 Februari 2026
cek bansos nik ktp
Cek NIK KTP Anda Apakah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos 2026? Cari Tahu Sekarang!
Bansos
21 Januari 2026
bansos pkh bpnt
Bansos PKH & BPNT Januari 2026 Cair! Cek Penerima Online Cukup Pakai HP
Bansos
19 Januari 2026
cek bansos kemensos go id 2026
Resmi dan Akurat! Cara Cek Bansos Kemensos Go Id 2026 via Website/Aplikasi
Bansos
15 Januari 2026
bansos ibu hamil
Cara Daftar Bansos Ibu Hamil 2026, Ini Syarat dan Cek Penerima PKH Rp3 Juta!
Bansos
14 Januari 2026
bansos pkh 2026
Resmi! Bansos PKH 2026 Kembali Disalurkan, Cek Jadwal & Nominal Bantuan Terbaru
Bansos
13 Januari 2026

You Might Also Like

acab dan 1312
Feed

Makna ACAB dan 1312: Simbol Perlawanan Global dari Jalanan hingga Media Sosial

2 Oktober 2025
quo vadis adalah
Feed

Quo Vadis: Lebih dari Sekadar Bertanya “Mau ke Mana?”

16 Agustus 2025
info gtk dikdasmen 2025
Pendidikan

Info GTK Dikdasmen.go.id 2025: Panduan Lengkap Cek Tunjangan & Insentif Guru Terbaru

5 Agustus 2025
entitas adalah
Feed

Entitas Adalah Lebih dari Sekadar Wujud, Ini Penjelasannya!

16 Agustus 2025

lintas

Membuka wawasan, menumbuhkan literasi.

Tag

aplikasi bansos bansos balita bansos ibu hamil beasiswa blt bpjs bpjs kesehatan bpnt bsu cara cuti bersama desil dtks dtsen guru info gtk islami istilah kaj kemnaker kip kip kuliah kjp plus klj kpdj kripto ktp libur magang nisn non-asn npwp one piece pajak pinjol pip pkh ppatk pppk psikologi siapkerja surat tanah tkm umkm

Top Categories

  • Feed
  • Bansos
  • Fintech
  • Pendidikan
  • Keuangan
© 2026 Lintas All Rights Reserved.
  • Privacy Policy
  • Contact
lintas lintas
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?