LintasLintasLintas
  • Bansos
  • Hukum
  • Keuangan
    • Fintech
  • Pendidikan
  • Tech
  • Feed
  • Job & Karir
  • Lifestyle
  • News
  • Showbiz
Font ResizerAa
LintasLintas
Font ResizerAa
  • Feed
  • Bansos
  • Fintech
  • Pendidikan
  • Keuangan
Search
  • Bansos
  • Hukum
  • Keuangan
    • Fintech
  • Pendidikan
  • Tech
  • Feed
  • Job & Karir
  • Lifestyle
  • News
  • Showbiz
Follow US
Lintas > Blog > Feed > Makna ACAB dan 1312: Simbol Perlawanan Global dari Jalanan hingga Media Sosial
Feed

Makna ACAB dan 1312: Simbol Perlawanan Global dari Jalanan hingga Media Sosial

Last updated: 2 Oktober 2025 21:08
By Kevin Senjaya
Share
8 Min Read
acab dan 1312
SHARE

ACAB dan 1312 adalah kode yang sama, merujuk pada akronim “All Cops Are Bastards” atau “Semua Polisi adalah Bajingan” . Angka 1312 adalah representasi numerik dari ACAB, di mana setiap angka mewakili urutan huruf dalam alfabet: A=1, C=3, A=1, dan B=2. Slogan ini bukanlah fenomena baru; ia lahir di Inggris pada awal abad ke-20 sebagai ungkapan perlawanan kelas pekerja terhadap aparat kepolisian yang dianggap menindas. Popularitasnya meroket berkat subkultur punk pada era 1970-an dan 1980-an, yang membawanya ke panggung global sebagai simbol anti-otoritarian.

Di era modern, ACAB mengalami kebangkitan, terutama melalui gerakan protes global seperti Black Lives Matter dan aktivisme digital di media sosial. Di Indonesia, istilah ini menjadi viral sebagai bentuk kekecewaan publik, terutama setelah insiden yang menewaskan seorang pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan, dalam demonstrasi pada 28 Agustus 2025. Meskipun sering dianggap sebagai makian harfiah, banyak pengguna memaknainya sebagai kritik terhadap sistem kepolisian yang dianggap korup dan represif, bukan serangan terhadap individu polisi. Fleksibilitas makna dan kemudahan penyebarannya menjadikan ACAB dan 1312 sebagai simbol perlawanan yang relevan dan bertahan lintas generasi.

Daftar Isi

Toggle
  • Definisi dan Makna ACAB 1312: Lebih dari Sekadar Akronim
  • Jejak Sejarah: Dari Buruh Inggris hingga Panggung Punk
  • Evolusi Global dan Konteks Indonesia
  • Simbolisme dalam Era Digital dan Kontroversi

Definisi dan Makna ACAB 1312: Lebih dari Sekadar Akronim

kode acab 1312
Kode ACAB 131239

Pada intinya, ACAB adalah singkatan dari frasa bahasa Inggris “All Cops Are Bastards”. Dalam bahasa Indonesia, frasa ini diterjemahkan secara harfiah menjadi “Semua Polisi adalah Bajingan”.

Untuk menyamarkan atau menyederhanakan tulisan, digunakanlah kode numerik 1312. Kode ini berasal dari urutan huruf ACAB dalam alfabet:

  • 1 untuk A (huruf pertama)
  • 3 untuk C (huruf ketiga)
  • 1 untuk A (huruf pertama)
  • 2 untuk B (huruf kedua)
Baca Juga:  Passion adalah Lebih dari Sekadar Hobi, Inilah Kunci Menemukan Gairah Hidup Anda!

Namun, makna slogan ini seringkali lebih dalam dari sekadar umpatan kasar. Bagi banyak aktivis dan kelompok protes, ACAB adalah kritik sistemik. Kalangan anarkis berpendapat bahwa frasa ini tidak berarti setiap individu polisi adalah orang jahat, melainkan semua polisi “terikat” dalam sebuah sistem yang pada dasarnya menindas dan tidak adil. Jadi, target utamanya adalah institusi kepolisian itu sendiri.

Jejak Sejarah: Dari Buruh Inggris hingga Panggung Punk

Akar slogan ini dapat ditelusuri hingga ke Inggris pada paruh pertama abad ke-20. Frasa “All Coppers Are Bastards” (Coppers adalah istilah slang untuk polisi) pertama kali tercatat digunakan oleh para pekerja pada tahun 1920-an.

Pada tahun 1940-an, frasa ini menjadi slogan yang diteriakkan oleh para buruh yang melakukan aksi mogok kerja, sebagai bentuk perlawanan terhadap aparat yang kerap bertindak represif. Sebuah rekaman video dari tahun 1958 bahkan menunjukkan sekelompok pemuda menuliskan kalimat tersebut di jalanan.

Momen penting terjadi pada tahun 1970 ketika harian Daily Mirror menjadikan “ACAB” sebagai judul utama. Berita itu mengisahkan seorang remaja yang ditangkap karena menyulam akronim tersebut di jaketnya. Sejak saat itu, ACAB menjadi populer sebagai simbol perlawanan generasi muda terhadap polisi.

Popularitas ACAB mencapai puncaknya saat diadopsi oleh subkultur punk di Inggris pada dekade 1970-an dan 1980-an. Musik punk yang keras, cepat, dan penuh lirik anti-kemapanan menjadi “rumah spiritual” bagi slogan ini. Band punk asal London, The 4-Skins, merilis lagu berjudul “A.C.A.B.” yang mengukuhkan status slogan ini sebagai himne perlawanan kelas pekerja. Dari panggung musik, ACAB menyebar ke seluruh dunia melalui grafiti, tato, dan poster, menjadi bagian dari identitas gerakan anarkis dan anti-otoritarian.

Baca Juga:  Cara Menghilangkan Garis Merah di Word Semua Versi di PC & HP! (Panduan Lengkap 2025)

Evolusi Global dan Konteks Indonesia

acab artinya
Simnol 1312 pada Demonstrasi 29 Agustus 2025 di Surabaaya

Dari subkultur punk, ACAB bertransformasi menjadi slogan protes global. Ia muncul dalam berbagai demonstrasi besar, mulai dari Arab Spring di Kairo, protes pro-demokrasi di Hong Kong, hingga kerusuhan di New York.

Kebangkitan terbesarnya di era modern terjadi setelah kematian George Floyd di Amerika Serikat pada tahun 2020 . Protes Black Lives Matter yang mendunia membuat tagar #ACAB viral di media sosial, digunakan sebagai seruan untuk menentang kebrutalan polisi dan ketidakadilan rasial.

Di Indonesia, ACAB dan 1312 juga menggema kuat, sering kali dipicu oleh insiden spesifik yang melibatkan aparat . Istilah ini menjadi sangat viral di media sosial setelah demonstrasi besar pada 28 Agustus 2025. Pemicunya adalah beredarnya video yang menunjukkan kendaraan taktis (rantis) Brimob menabrak dan melindas seorang pengemudi ojek daring bernama Affan Kurniawan hingga tewas.

Peristiwa ini memicu kemarahan publik yang meluas. Warganet di platform X (dulu Twitter) dan media sosial lainnya menggunakan tagar #ACAB dan #1312 untuk mengekspresikan kekecewaan dan kemarahan terhadap tindakan aparat yang dinilai brutal dan tidak akuntabel. Slogan ini menjadi simbol solidaritas bagi korban dan seruan untuk reformasi kepolisian.

Selain itu, kode 1312 juga ramai digunakan untuk mendukung band punk asal Purbalingga, Sukatani. Setelah dua personelnya meminta maaf atas lagu yang mengkritik polisi, warganet menganggapnya sebagai bentuk intimidasi dan menyuarakan dukungan dengan tagar #KamiBersamaSukatani dan kode 1312.

Simbolisme dalam Era Digital dan Kontroversi

Di era digital, ACAB menemukan medium baru yang sangat efektif. Platform seperti TikTok, X, dan Instagram telah mempercepat penyebarannya ke audiens yang lebih luas, melampaui lingkaran subkultur punk atau anarkis. Tagar #ACAB di TikTok, misalnya, telah ditonton lebih dari setengah miliar kali.

Baca Juga:  Apa Itu Mens Rea? Membedah Niat Jahat di Balik Vonis Tom Lembong

Untuk menghindari sensor atau larangan di beberapa negara, para pengguna sering memakai variasi kreatif.

  • Kode Angka: 1312 menjadi alternatif yang paling umum.
  • Eufemisme: Frasa seperti “All Cats Are Beautiful” atau “All Colours Are Beautiful” digunakan sebagai sindiran atau cara halus untuk menyampaikan pesan yang sama.
  • Terjemahan: Di Prancis, slogan ini diterjemahkan menjadi “tout le monde déteste la police” yang berarti “semua orang benci polisi”.

Meski populer, penggunaan ACAB tidak lepas dari kontroversi. Beberapa pihak menganggapnya terlalu agresif dan provokatif, berpotensi memperburuk hubungan antara masyarakat dan polisi. Di beberapa negara seperti Jerman dan Belanda, penggunaan slogan ini bahkan dapat berujung pada tuntutan hukum.

PerspektifArgumen UtamaContoh
Pro-ACAB (Aktivis/Anarkis)Merupakan kritik terhadap sistem kepolisian yang represif, bukan serangan personal.Digunakan dalam protes Black Lives Matter untuk menyoroti kebrutalan sistemik.
Kontra-ACAB (Kritikus)Terlalu provokatif, kontraproduktif, dan dapat memicu kekerasan lebih lanjut dari aparat.Dianggap sebagai ujaran kebencian di beberapa yurisdiksi hukum.
AlternatifMengusulkan frasa yang lebih halus seperti “All Cops Are Bad” untuk mengurangi kesan ofensif.Penggunaan kode 1312 atau eufemisme untuk menghindari konfrontasi langsung.

Pada akhirnya, ACAB dan 1312 adalah simbol yang cair dengan makna yang terus berevolusi. Bagi sebagian orang, ini adalah seruan radikal untuk menghapus institusi kepolisian. Bagi yang lain, ini adalah ekspresi frustrasi terhadap penyalahgunaan wewenang dan tuntutan agar penegak hukum lebih akuntabel. Terlepas dari interpretasinya, satu hal yang jelas: slogan ini adalah penolakan terhadap kesewenang-wenangan dan akan terus muncul selama ketidakpuasan terhadap aparat masih ada.

You Might Also Like

Quo Vadis: Lebih dari Sekadar Bertanya “Mau ke Mana?”
Entitas Adalah Lebih dari Sekadar Wujud, Ini Penjelasannya!
Perspektif adalah Sudut Pandang, Tapi Tunggu, Ada yang Lebih Dalam
Amnesti untuk Hasto, Abolisi bagi Tom Lembong: Apa Bedanya dan Mengapa Jadi Heboh?
Hipotesis adalah Dugaan Sementara yang Memandu Penelitian, Ini Fungsi, dan Jenisnya
TAGGED:istilah
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article daftar bansos yang cair september 2025 Siap-Siap Cek Rekening! Inilah Daftar Bansos yang Cair September 2025: Bantuan PKH, BPNT, dan Lainnya Meluncur!
Next Article cek npwp dengan nik Cek NPWP dengan NIK di Era Coretax: Dijamin Gampang & Anti Ribet!

Latest News

Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026
Cara Daftar Bansos PKH dan BPNT 2026, Syarat Terbaru & Panduan Lengkap dari Kemensos!
Bansos
6 Februari 2026
cek bansos nik ktp
Cek NIK KTP Anda Apakah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos 2026? Cari Tahu Sekarang!
Bansos
21 Januari 2026
bansos pkh bpnt
Bansos PKH & BPNT Januari 2026 Cair! Cek Penerima Online Cukup Pakai HP
Bansos
19 Januari 2026
cek bansos kemensos go id 2026
Resmi dan Akurat! Cara Cek Bansos Kemensos Go Id 2026 via Website/Aplikasi
Bansos
15 Januari 2026
bansos ibu hamil
Cara Daftar Bansos Ibu Hamil 2026, Ini Syarat dan Cek Penerima PKH Rp3 Juta!
Bansos
14 Januari 2026
bansos pkh 2026
Resmi! Bansos PKH 2026 Kembali Disalurkan, Cek Jadwal & Nominal Bantuan Terbaru
Bansos
13 Januari 2026

You Might Also Like

cara menghilangkan garis merah di word
Feed

Cara Menghilangkan Garis Merah di Word Semua Versi di PC & HP! (Panduan Lengkap 2025)

9 Oktober 2025
skeptis adalah
Feed

Skeptis adalah Sikap Tidak Mudah Percaya, Ini Pengertian, Manfaat, dan Contohnya

22 Agustus 2025
skema fonzi adalah
Keuangan

Skema Ponzi adalah: Cara Kerja dan Ciri-Ciri Jebakan ‘Cepat Kaya’ yang Menguras Habis Tabungan Anda

17 Agustus 2025
empati adalah
Feed

Empati adalah Lebih dari Sekadar Simpati: Ini Manfaat, Jenis, dan Cara Mengasahnya

25 September 2025

lintas

Membuka wawasan, menumbuhkan literasi.

Tag

aplikasi bansos bansos balita bansos ibu hamil beasiswa blt bpjs bpjs kesehatan bpnt bsu cara cuti bersama desil dtks dtsen guru info gtk islami istilah kaj kemnaker kip kip kuliah kjp plus klj kpdj kripto ktp libur magang nisn non-asn npwp one piece pajak pinjol pip pkh ppatk pppk psikologi siapkerja surat tanah tkm umkm

Top Categories

  • Feed
  • Bansos
  • Fintech
  • Pendidikan
  • Keuangan
© 2026 Lintas All Rights Reserved.
  • Privacy Policy
  • Contact
lintas lintas
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?