Pada 4 November 2025, dunia menyaksikan momen bersejarah ketika salah satu ikon sepak bola terbesar, David Beckham, resmi menyandang gelar “Sir”. Dalam sebuah upacara sakral di Kastil Windsor, Raja Charles III menganugerahkan gelar Knight Bachelor kepada Beckham, sebuah pengakuan tertinggi dari Kerajaan Inggris atas kontribusinya yang luar biasa di bidang olahraga dan kegiatan amal.
Kini, di usianya yang ke-50, mantan kapten timnas Inggris itu akan dikenal sebagai Sir David Beckham, sementara istrinya, Victoria Beckham, menyandang gelar Lady Beckham. Penghargaan ini bukan sekadar gelar, melainkan puncak dari perjalanan panjang seorang anak dari London Timur yang transformasinya dari bintang lapangan hijau menjadi ikon kemanusiaan global kini diakui secara resmi oleh negaranya.
Momen ini adalah jawaban atas penantian panjang, tidak hanya bagi Beckham sendiri tetapi juga bagi para penggemarnya di seluruh dunia. Gelar ini mengukuhkan warisannya, membuktikan bahwa pengaruhnya jauh melampaui tendangan bebas melengkung yang menjadi ciri khasnya. Ini adalah kisah tentang dedikasi, patriotisme, dan hati yang besar.
Perjalanan Panjang Menuju Gelar “Sir”
Penganugerahan gelar ksatria ini bukanlah sesuatu yang terjadi dalam semalam. Perjalanan Beckham menuju kehormatan ini memakan waktu lebih dari satu dekade. Ia pertama kali menerima gelar kehormatan dari kerajaan pada tahun 2003, ketika Ratu Elizabeth II menganugerahinya gelar OBE (Order of the British Empire).
Meskipun sudah menjadi kandidat kuat selama bertahun-tahun dan pertama kali dinominasikan untuk gelar ksatria pada 2011, prosesnya sempat tertunda. Namun, penantian panjang itu akhirnya berakhir. Pengumuman resmi namanya masuk dalam daftar King’s Birthday Honours pada Juni 2025 menjadi awal dari babak baru ini, yang berpuncak pada upacara di Kastil Windsor.
Bagi Beckham, ini adalah momen paling membanggakan dalam hidupnya. “Tumbuh besar di London timur… saya tidak pernah membayangkan akan menerima penghargaan yang begitu rendah hati ini,” ujarnya. “Ini tanpa diragukan lagi momen paling membanggakan saya,” tambahnya setelah upacara.
Kontribusi Luar Biasa: Lebih dari Sekadar Sepak Bola
Gelar “Sir” diberikan bukan tanpa alasan. Kerajaan Inggris mengakui dua pilar utama dalam kontribusi Beckham: karier sepak bolanya yang legendaris dan dedikasinya yang tak kenal lelah pada kegiatan kemanusiaan.
Warisan di Lapangan Hijau
Sebagai pesepak bola, Beckham adalah fenomena. Ia adalah satu-satunya pemain Inggris yang berhasil memenangkan gelar liga di empat negara berbeda: Inggris, Spanyol, Amerika Serikat, dan Prancis. Kariernya dihiasi oleh 19 trofi bergengsi.
- Manchester United: Ia adalah bagian dari “Class of ’92” yang legendaris. Bersama United, ia memenangkan enam gelar Premier League, dua Piala FA, dan satu Liga Champions sebagai bagian dari treble winner bersejarah pada tahun 1999.
- Tim Nasional Inggris: Beckham mencatatkan 115 penampilan untuk negaranya, 59 di antaranya sebagai kapten. Momen ikoniknya termasuk tendangan bebas penentu melawan Yunani pada 2001 yang meloloskan Inggris ke Piala Dunia 2002.
- Klub Lain: Ia juga meraih sukses bersama Real Madrid (juara La Liga), LA Galaxy (dua kali juara MLS Cup), dan Paris Saint-Germain (juara Ligue 1).
Hati Emas di Luar Lapangan
Di luar lapangan, Beckham mendedikasikan dirinya untuk kegiatan sosial. Kontribusinya di bidang kemanusiaan sama besarnya dengan prestasinya di sepak bola.
- Duta UNICEF: Sejak 2005, ia menjadi duta UNICEF dan mendirikan “7: The David Beckham UNICEF Fund” untuk melindungi anak-anak rentan di seluruh dunia.
- Duta The King’s Foundation: Pada 2024, ia ditunjuk sebagai duta untuk The King’s Foundation, sebuah lembaga amal yang didirikan oleh Raja Charles untuk mendukung pendidikan dan keberlanjutan.
- Duta Olahraga: Ia memainkan peran kunci dalam kampanye sukses London menjadi tuan rumah Olimpiade 2012 dan upaya Inggris dalam pencalonan Piala Dunia 2018.
Momen Bersejarah di Kastil Windsor

Upacara penganugerahan gelar berlangsung khidmat dan penuh makna. Didampingi oleh istrinya, Victoria, serta kedua orang tuanya, Ted dan Sandra, Beckham tampil gagah dengan setelan jas abu-abu yang dirancang khusus oleh Victoria.
Menariknya, setelan tersebut terinspirasi dari gaya Raja Charles di masa muda. Beckham mengungkapkan bahwa ia sempat berbincang dengan Raja tentang busananya, dan sang Raja tampak terkesan. “Beliau adalah pria berpakaian paling elegan yang saya kenal, jadi beliau menginspirasi beberapa penampilan saya selama bertahun-tahun,” kata Beckham.
